![]() |
Memiliki momongan atau anak memang muerupakan hal yang sangat dinanti oleh sepasang suami istri, dan tah mudah untuk meraih hal tersebut, terlebih bagi seorang istri yang harus berjuang lebih ekstra untuk mendapatkannya, mulai dari fase kehamilah, melahirkan, hingga menyusui.
Setelah sang jabang bayi lahir, kebahagiaan selalu muncul diantara pasangan yang tengah dianugrahi keturunan tersebut, namun dibalik kebahagiaan tersebut, selalu ada saja hal yang harus rela ditinggalkan, yaitu bercinta. Beberapa pasangan akan menghentikan aktifitas bercinta mereka beberapa minggu pra dan pasca melahirkan. Beberapa alasan logis yang melatar belakangi pemberhentian sementara tersebut adalah: pertama, di fase 1 minggu sebelum melahirkan alasannya yaitu ketakutan akan adanya gangguan terhadap bayi yang sedang dikandung, dan kedua, adalah karena adanya “kerusakan” pada organ seks wanita pada fase pasca kelahiran.
Melahirkan memang memberikan dampak yang sangat besar terhadap organ intim wanita, apalagi kelahiran anak pertama. Meskipun menurut penelitian lubang vagina dapat membesar beberapa kali lipat dari ukuran normal, tetapi selalu saja meninggalkan luka “robek’ pada bagian lubang vagina tersebut, terutama pada bagian perineum (bagian kulit antara vagina dan anus) yang jika dipaksakan untuk bercinta, ini akan memberikan efek sakit yang didapat, bukannya kenikmatan.
Biasanya dokter baru bisa mengijinkan wanita bercinta setelah enam minggu pasca kelahiran, dengan catatan, tidak semua gaya boleh dilakukan karena akan melukai kembali bagian vagina yang sedangn dalam tahap pemulihan.salah satu gaya yang sangat dilarang dilakukan pada pasca kelahiran adalah doggy style, karena gaya ini akan memberikan banyak tekanan di bagian perineum.
Berikut adalah tiga gaya bercinta yang boleh dijadikan pilihan bagi Anda wanita yang baru saja melahirkan
0 Response to "3 Gaya Bercinta Yang Bisa Dijadikan Pilihan Saat Wanita Usai Melahirkan"
Post a Comment